Pages

Selasa, 12 Oktober 2010

SISTEM BERBASIS DATA

Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data, struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user.
Penyusunan basis data meliputi proses memasukkan data kedalam media penyimpanan data dan diatur dengan menggunakan perangkat Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System DBMS). Manipulasi basis data meliputi pembuatan pernyataan (query) untuk mendapatkan informasi tertentu, melakukan pembaharuan atau penggantian (update) data, serta pembuatan report data.
Tujuan utama DBMS adalah untuk menyediakan tinjauan abstrak dari data bagi user. Jadi sistem menyembunyikan informasi mengenai bagaimana data disimpan dan dirawat, tetapi data tetap dapat diambil dengan efisien. Pertimbangan efisien yang digunakan adalah bagaimana merancang struktur data yang kompleks, tetapi tetap dapat digunakan oleh pengguna yang masih awam, tanpa mengetahui kompleksitas struktur data. Basis data menjadi penting karena munculnya beberapa masalah bila tidak menggunakan data yang terpusat, seperti adanya duplikasi data, hubungan antar data tidak jelas, organisasi data dan update menjadi rumit. Jadi tujuan dari pengaturan data dengan menggunakan basis data adalah :
•Menyediakan penyimpanan data untuk dapat digunakan oleh organisasi saat sekarang dan masa yang akan datang.
• Kemudahan pemasukan data, sehingga meringankan tugas operator dan menyangkut pula waktu yang diperlukan oleh pemakai untuk mendapatkan data serta hak-hak yang dimiliki terhadap data yang ditangani.
• Pengendalian data untuk setiap siklus agar data selalu up-to-date dan dapat mencerminkan perubahan spesifik yang terjadi di setiap sistem.
• Pengamanan data terhadap kemungkinan penambahan, pengubahan, pengerusakan dan gangguan-gangguan lain.
Jumat, 08 Oktober 2010

Pentingnya Keamanan Dalam Jaringan Komputer

Jaringan komputer saat ini tidak hanya dimiliki oleh perusahaan besar saja melainkan hampir semua perusahaan termasuk lembaga pemeritah sudah memiliki server local, intranet, web server, e-mail ser, database server, dan lain-lain yang diakses oleh masyarakat.

Saat ini banyak piranti lunak maupun keras yang bisa digunakan untuk mengamankan suatu jaringan dari gangguan orang-orang yang bertujuan tidak baik terhadap jaringan yang kita kelola . Dari kedua piranti tersebut masyarakat IT di dunia termasuk di Indonesia tampaknya lebih menyukai piranti lunak (software) untuk keamanan jaringan mereka, karena berbagai pertimbangan termasuk harga.

Microsoft Forefront dan Microsoft System Center merupakan dua produk terkini dan merupakan solusi security yang komprehensif . Produk security yang komprehensif dari hulu ke hilir yang tidak hanya dilengkapi dengan dua atau tiga fungsi scanning, melainkan delapan fitur scanning yang secara simultan dan terus-menerus melindungi infrastruktur TI, dengan tetap menjaga keseimbangan antara reliability dan performance.

Microsoft Forefront ini meliputi Microsoft Forefront Client Security, Microsoft Forefront Security for Exchange Server dan Microsoft Forefront Security for SharePoint. Microsoft Forefront Client Security memberikan perlindungan terhadap malware pada komputer dan sistem operasi yang mudah dioperasikan pengguna. Microsoft Forefront Security for Exchange Server bertugas melindungi e-mail server perusahaan dari berbagai jenis virus, spam dan sejenisnya. Sedangkan Microsoft Forefront Security for SharePoint, menawarkan penggabungan beberapa fitur scanning virus untuk melindungi data perusahaan secara komprehensif, khususnya pada data-data penting dan rahasia.

Kehadiran Microsoft Forefront sendiri dinilai positif oleh banyak pihak. “IDC percaya Forefront akan menjadi salah satu faktor kunci dari “Microsoft People Ready Business”, terutama dalam urusan keamanan informasi dan pengaturan hak akses,” ujar sumber dari IDC. Hal senada juga disampaikan oleh Gartner yang memprediksi hingga akhir 2008, Microsoft akan berhasil menguasai 30 persen dari pasar desktop antivirus dan antispyware pada perusahaan dengan jumlah pegawai di bawah 1.000 orang.

Sementara Microsoft Forefront bekerja menangani security, Microsoft System Center menawarkan fungsi membantu seorang administrator dalam melakukan monitoring dan pengelolaan server secara proaktif. Aplikasi ini menyederhanakan proses yang sebelumnya harus dilakukan seorang administrator menggunakan beberapa aplikasi, dengan hanya satu aplikasi.

Perpaduan Microsoft Forefront dan Microsoft System Center akan menghasilkan sebuah sinergi antara solusi security dan solusi manajemen infrastruktur TI, yang membuat penggunanya mampu mengontrol semua infrastruktur yang ada, dengan menyederhanakan proses pengaman dan manajemen server sehingga didapat produktivitas yang maksimal.

Sementara itu Manager Server Business Group Microsoft Indonesia, Adrian Anwar, mengatakan bahwa peningkatan yang bisa dicapai dari pemanfaatan Microsoft Forefront dan Microsoft System Center secara bersamaan dengan teknologi Microsoft lainnya adalah “20-40-60-80”. Angka tersebut merupakan penjabaran dari peningkatan availability hingga 20%, penurunan biaya administrasi hingga 40%, penghematan lebih dari 60% pada sumber daya TI dan pengurangan biaya pekerjaan TI hingga 80%.“Security, saat ini masih menjadi prioritas yang sangat penting bagi pelanggan dan Microsoft. Itu sebabnya sebagai perusahaan, kami sangat serius dengan investasi yang telah kami tanamkan untuk produk security, proses dan edukasi konsumen,” ujar Jacqueline Peterson Jarvis, Senior Marketing Manager untuk Microsoft Security Product se Asia Pasific. “Kian hari, kian banyak konsumen yang berinvestasi pada solusi security. Untuk seluruh dunia, harapan kami, pasar security akan tumbuh hingga 15 persen hingga tahun 2010. Sedangkan, di Indonesia, kami memprediksi pasar akan tumbuh hingga 20 persen hingga tahun 2008.”Dalam mengembangkan solusi security, Microsoft telah menginvestasikan dana sebesar US$ 3,190 juta (sekitar Rp 29,348 milyar) hingga akhir tahun 2005 dan akan terus bertambah hingga mencapai US$ 5,320 juta (sekitar Rp 48,944 milyar) pada akhir tahun 2009.

Salah satu mitra Microsoft dalam memasarkan solusi keamanan adalah PT Kairos Utama Indonesia. Perusahaan ini bergerak dalam bidang IT Consulting yang fokus pada IT Security. Sebelum menjadi partner Microsoft, PT Kairos merupakan pemegang produk antivirus bernama Antigen yang diproduksi Sybari di Indonesia. Pasca Microsoft mengakuisisi Sybari, Microsoft Indonesia mengajak PT Kairos untuk bergabung menjadi partner mereka. Setelah pada bulan Maret 2006 menjadi Certified Partner, pada Januari 2007, perusahaan ini resmi menjadi Microsoft Gold Certified Partner.
“Kami percaya, peranan kami sebagai Microsoft partner dan dengan dukungan Microsoft sebagai IT leader di dunia, kami dapat lebih memberikan kontribusi dan pelayanan bagi teknologi informasi, baik di Indonesia maupun di dunia,” ujar Laura C, General Manager PT Kairos Utama Indonesia.

Sedangkan mitra lainnya adalah PT Mitra Integrasi Informatika yang telah bermitra sejak lebih dari 10 tahun lamanya. Perusahaan ini adalah Microsoft Gold Certified Partner yang menyediakan berbagai solusi Microsoft mulai dari Security, Advance Infrastructure, Information Worker, pelatihan hingga lisensi. Rudy Agus Kurniawan, Sales Director – Infrastructure PT Mitra Integrasi Informatika mengatakan, “Microsoft adalah salah satu partner kami yang terpenting dan terpercaya. Oleh karenanya, kami telah mendedikasikan lebih dari 30 orang konsultan untuk mendukung solusi Microsoft. Hadirnya dua solusi dari Microsoft yaitu Microsoft Forefront dan Microsoft System Centre menjadikan MII sebagai penyedia solusi security dan infrastructure yang lebih komprehensif.”

Peluncuran kedua produk ini setidaknya memasukkan nama besar Microsoft dalam pasar manajemen dan keamanan TI yang saat ini mencapai US$ 28 milyar (sekitar Rp 257,6 triliun), dengan estimasi perkembangan 10% – 15% per tahun hingga tahun 2010. Kebutuhan pengguna yang menempatkan 70% dari belanja TI pada masalah maintenance menjadi sebuah peluang besar bagi kesuksesan kedua produk ini. Apalagi, adanya sinergi dari Microsoft System Center dengan Microsoft Forefront pada sistem berbasis Windows, akan membuat manajemen infrastruktur TI semakin mudah dikelola dan ditingkatkan menjadi semakin baik.

Menurut Gartner, keuntungan yang didapat oleh penyedia aplikasi keamanan pada tahun 2005 mecapai US$ 7,4 milyar (sekitar Rp 68,08 trilyun) dan diprediksi akan terus meningkat menjadi US$ 12 milyar (sekitar Rp 110 trilyun) pada tahun 2010, dengan rata-rata peningkatan 10,1 persen per tahun. Hingga bulan Juli 2006, pasar antivirus sudah mencapai 54% dan produk keamanan Microsoft akan turut ambil bagian didalamnya.

Prospek Lulusan D3 Managemen Informatika

Diploma 3 Manajemen Informatika dan Komputer
--------------------------------------------

Tahun berdiri : 1982
Akreditasi : B
Gelar : Ahli Madya (A.Md)
Masa Studi : 6 Semester, 110 SKS

Tujuan

* Menghasilkan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian dan ketrampilan sesuai dengan kemajuan teknologi informasi.
* Menyelenggarakan pendidikan di bidang teknologi Informasi dengan tekanan pada kemampuan manajemen dan penyelesaian masalah dengan menggunakan komputer secara praktis


Deskripsi

Sejak awal kepada mahasiswa jurusan Diploma 3 Manajemen Informatika selalu ditekankan bahwa dalam dunia kerja, penguasaan kemampuan (skill) merupakan suatu keharusan. Kemampuan tersebut diasah melalui mata kuliah yang dirancang dengan sedikit teori tetapi banyak pembahasan yang mengarah ke penggunaan praktis.

Up to Date

Kurikulum yang disusun pada program studi ini selalu mengikuti perkembangan teknologi informasi terkini, mata kuliah yang diajarkan juga selalu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna teknologi informasi.

Team Work

Mulai semester ketiga, mahasiswa akan dilatih dalam berkerja secara tim dalam pengembangan perangkat lunak. Selama tiga semester, mahasiswa harus berperan sebagai bagian dari suatu tim pengembangan perangkat lunak dalam berbagai jenis aplikasi yang umum beredar di pasaran seperti Inventory, Payroll, Manufacturing dan Banking.

Struktur Mata Kuliah

Mata kuliah yang ditempuh terbagi menurut kepentingan mata kuliah tersebut ke dalam semester yang berbeda. [lihat]

Kompetensi

Berikut ini adalah kompetensi yang dimiliki oleh jurusan D3-Informatika:

Perancangan dan Pengembangan Website

* Mampu mendesain web yang dilengkapi dengan unsur multimedia
* Mampu membuat aplikasi internet dengan menggunakan pemrograman PHP dan .NET


Multimedia

* Mampu membuat aplikasi multimedia seperti aplikasi tutorial, aplikasi game menggunakan Macromedia Flash
* Mampu menciptakan dan merekayasa gambar komponen multimedia (Text, Grafik, Audio, Vidio, dan Animasi)


Jaringan Komputer

* Mampu merancang dan mengatur jaringan komputer


Basis Data dan Sistem Informasi

* Mampu menganalisa dan merancang sitem informasi berbasis komputer
* Mampu membuat aplikasi bisnis yang umum beredar di pasaran
* Mampu mengatur DBMS Oracle


Prospek Karir

Lulusan Diploma 3 Manajemen Informatika memiliki prospek karir dalam bidang teknologi informasi, yang meliputi bidang pengembangan sistem informasi, jaringan komputer dan Internet. Beberapa jenis karir yang umum dipilih misalnya :

* Web Analyst and Developer
* Multimedia Designer
* Computer Network Administrator
* System Analyst and Software Designer
* Database Administrator
* Programmer
Selasa, 05 Oktober 2010

SISTEM KEAMANAN KOMPUTER

Pokok masalah keamanan sistem salah satunya disebabkan karena sistem time sharing dan akses jarak jauh, apalagi dengan meningkatnya perkembangan jaringan komputer.
Keamanan sistem komputer adalah untuk menjamin sumber daya sistem tidak digunakan / dimodifikasi, diinterupsi dan diganggu oleh orang yang tidak diotorisasi. Pengamanan termasuk masalah teknis, manajerial,
legalitas dan politis.
3 macam keamanan sistem, yaitu :
1. Keamanan eksternal / external security
Berkaitan dengan pengamanan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana seperti kebakaran /kebanjiran.
2. Keamanan interface pemakai / user interface security
Berkaitan dengan indentifikasi pemakai sebelum pemakai diijinkan mengakses program dan data yang
disimpan
3. Keamanan internal / internal security
Berkaitan dengan pengamanan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras dan sistem operasi yang menjamin operasi yang handal dan tak terkorupsi untuk menjaga integritas program dan data.
2 masalah penting keamanan, yaitu :
1. Kehilangan data / data loss
Yang disebabkan karena :
· Bencana, contohnya kebakaran, banjir, gempa bumi, perang, kerusuhan, tikus, dll.
· Kesalahan perangkat keras dan perangkat lunak, contohnya ketidak berfungsinya pemroses, disk / tape.
yang tidak terbaca, kesalahan komunikasi, kesalahan program / bugs.
· Kesalahan / kelalaian manusia, contohnya kesalahan pemasukkan data, memasang tape / disk yang salah, kehilangan disk / tape.
2. Penyusup / intruder
· Penyusup pasif, yaitu yang membaca data yang tidak terotorisasi
· Penyusup aktif, yaitu mengubah data yang tidak terotorisasi.
Contohnya penyadapan oleh orang dalam, usaha hacker dalam mencari uang, spionase militer / bisnis, lirikan pada saat pengetikan password.
Sasaran keamanan adalah menghindari, mencegah dan mengatasi ancaman terhadap sistem.
3 aspek kebutuhan keamanan sistem komputer, yaitu :
1. Kerahasiaan / secrecy, diantaranya privasi
Keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang terotorisasi
dan modifikasi tetap menjaga konsistensi dan keutuhan data di sistem
2. Integritas / integrity
Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat dimodifikasi oleh pihak-pihak yang
terotorisasi
3. Ketersediaan / availability
Keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan.
Tipe ancaman terhadap keamanan sistem komputer dapat dimodelkan dengan memandang fungsi sistem
komputeer sebagai penyedia informasi.
Berdasarkan fungsi ini, ancaman terhadap sistem komputeer dikategorikan menjadi 4 ancaman, yaitu :
1. Interupsi / interuption
Sumber daya sistem komputer dihancurkan / menjadi tak tersedia / tak berguna. Merupakan ancaman
terhadap ketersediaan. Contohnya penghancuran harddisk, pemotongan kabel komunikasi.
2. Intersepsi / interception
Pihak tak diotorisasi dapat mengakses sumber daya. Merupakan ancaman terhadap kerahasiaan. Pihak tak
diotorissasi dapat berupa orang / program komputeer. Contohnya penyadapan, mengcopy file tanpa
diotorisasi.
3. Modifikasi / modification
Pihak tak diotorisasi tidak hanya mengakses tapi juga merusak sumber daya. Merupakan ancaman
terhadap integritas. Contohnya mengubah nilai file, mengubah program, memodifikasi pesan
4. Fabrikasi / fabrication
Pihak tak diotorisasi menyisipkan / memasukkan objek-objek palsu ke sistem. Merupakan ancaman terhadap integritas. Contohnya memasukkan pesan palsu ke jaringan, menambah record file.
Petunjuk prinsip-prinsip pengamanan sistem komputer, yaitu :
1. Rancangan sistem seharusnya publik
Tidak tergantung pada kerahasiaan rancangan mekanisme pengamanan. Membuat proteksi yang bagus
dengan mengasumsikan penyusup mengetahui cara kerja sistem pengamanan.
2. Dapat diterima
Mekanisme harus mudah diterima, sehingga dapat digunakan secara benar dan mekanisme proteksi tidak
mengganggu kerja pemakai dan pemenuhan kebutuhan otorisasi pengaksesan.
3. Pemeriksaan otoritas saat itu
Banyak sisten memeriksa ijin ketika file dibuka dan setelah itu (opersi lainnya) tidak diperiksa.
4. Kewenangan serendah mungkin
Program / pemakai sistem harusnya beroperasi dengan kumpulan wewenang serendah mungkin yang
diperlukan untuk menyelesaikan tugasnya.
5. Mekanisme yang ekonomis
Mekanisme proteksi seharusnya sekecil dan sesederhana mungkin dan seragam sehingga mudah untukverifikasi.
Otentifikasi pemakai / user authentification adalah identifikasi pemakai ketika login.
3 cara otentifikasi :
1. Sesuatu yang diketahui pemakai, misalnya password, kombinasi kunci, nama kecil ibu mertua, dll
Untuk password, pemakai memilih suatu kata kode, mengingatnya dan menggetikkannya saat akan mengakses sistem komputer, saat diketikkan tidak akan terlihat dilaya kecuali misalnya tanda *. Tetapi banyak kelemahan dan mudah ditembus karena pemakai cenderung memilih password yang mudah diingat,
misalnya nama kecil, nama panggilan, tanggal lahir, dll.
Upaya pengamanan proteksi password :
a. Salting, menambahkan string pendek ke string password yang diberikan pemakai sehingga mencapai
panjang password tertentu
b. one time password, pemakai harus mengganti password secara teratur, misalnya pemakai mendapat 1
buku daftar password. Setiap kali login pemakai menggunakan password berikutnya yang terdapat pada
daftar password.
c. satu daftar panjang pertanyan dan jawaban, sehingga pada saat login, komputer memilih salah satu dari
pertanyaan secara acak, menanyakan ke pemakai dan memeriksa jawaban yang diberikan.
d. tantangan tanggapan / chalenge respone, pemakai diberikan kebebasan memilih suatu algoritma
misalnya x3, ketika login komputer menuliskan di layar angka 3, maka pemakai harus mengetik angka 27.
2. Sesuatu yang dimiliki pemakai, misalnya bagde, kartu identitas, kunci, barcode KTM, ATM.
Kartu pengenal dengan selarik pita magnetik. Kartu ini disisipkan de suatu perangkat pembaca kartu
magnetik jika akan mengakses komputer, biasanya dikombinasikan dengan password.
3. Sesuatu mengenai / merupakan ciri pemakai yang di sebut biometrik, misalnya sidik jari, sidik suara, foto, tanda tangan, dll. Pada tanda tangan, bukan membandingkan bentuk tanda tangannya (karena mudah ditiru) tapi gerakan /
arah dan tekanan pena saat menulis (sulit ditiru).
Untuk memperkecil peluang penembusan keamanan sistem komputer harus diberikan pembatasan,
misalnya :
1. Pembatasan login, misalnya pada terminal tertentu, pada waktu dan hari tertentu.
2. Pembatasan dengan call back, yaitu login dapat dilakukan oleh siapapun, bila telah sukses, sistemmemutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yang disepakati. Penyusup tidak dapat menghibungu
lewat sembarang saluran telepon, tapi hanya pada saluran tetepon tertentu.
3. Pembatasan jumlah usaha login, misalnya dibatasi sampai 3 kali, dan segera dikunci dan diberitahukan keadministrator.
Objek yang perlu diproteksi :
1. Objek perangkat keras, misalnya pemroses, segment memori, terminal, diskdrive, printer, dll
2. Objek perangkat lunak, misalnya proses, file, basis data, semaphore, dll
Masalah proteksi adalah mengenai cara mencegah proses mengakses objek yang tidak diotorisasi. Sehingga
dikembangkan konsep domain. Domain adalah himpunan pasangan (objek,hak). Tiap pasangan
menspesifikasikan objek dan suatu subset operasi yang dapat dilakukan terhadapnya. Hak dalam konteks ini
berarti ijin melakukan suatu operasi.

PENGENALAN ORACLE

Perusahaan Oracle didirikan pada tahun 1977 oleh tiga orang programmer, Bob Miner, Ed Oates, dan Larry Ellison yang menjabat sebagai CEO (Chief Executive Officer) selama beberapa tahun sampai saat ini. Perusahaan ini berkonsentrasi pada pembuatan database server di mainframe.

Kisah sukses Oracle Corp terkait dengan sejarah dan teori database relasional. Teori database relasional diperkenalkan hampir secara simultan oleh Edgar F. Codd (dalam artikelnya yang terkenal Large shared data banks) dan seorang penemu lain yang kurang dikenal, pada tahun 1969. IBM adalah perusahaan pertama yang menerapkan model relasional ini dalam bahasa SQL, dengan produknya DB2. Sayangnya IBM agak ragu akan keampuhan SQL dan model relasional (nantinya akan berpengaruh pada ketertinggalan IBM di pasar database-server sistem operasi Unix dan Windows ).

Larry melihat perkembangan teori model relasional dan implementasi database relasional dalam DB2. Ia yakin bahwa model relational adalah “way of the future” dan memutuskan untuk mengimplementasikan model relasional di produk Oracle. Sebelumnya produk database Oracle memakai model nonrelasional. Oracle menjadi pesaing kuat bagi IBM dalam pasar database server di mainframe, terutama database bermodel relasional.

Sekitar pertengahan tahun 1980an, Larry mendiversifikasi produk Oracle (versi 6.x) keluar mainframe, yakni ke sistem operasi Unix. Selanjutnya tahun 1996 Oracle Corp mendiversifikasi Oracle (versi 7.x) ke sistem operasi Novell Netware, Windows NT, dan Linux (versi 8.x, tahun 1997).
Mulai pertengahan tahun 1990an Oracle Corp mulai membuat juga produk-produk nondatabase-server seperti application server (WebDB, OAS), development tools (Oracle Developer, Oracle Designer), dan application suite (Oracle Apps).

Model Basis Data Relasional
Model basis data relasional adalah model formal tentang data. Sebagai model formal, model ini menspesifikasikan struktur (tipe) data yang formal, operasi-operasi yang formal, dan aturan integritas nilai yang formal.
Basis data relasional memiliki satu struktur logik yang disebut relasi (relation) dan pada level fisik berupa tabel (table). Atribut (attribute) merepresentasikan elemen dari data yang berkaitan dengan relasi. Sebagai contoh, relasi Pegawai memiliki atribut-atribut seperti nama, nomor pegawai, dan alamat. Sebuah relasi dinotasikan secara konvensional dengan :
Relation (attribute1, attribute2,..)
Contoh : Pegawai (Nama, Nomor_Pegawai,Alamat,..)
Nilai data dari atribut dari sebuah relasi akan disimpan dalam tuple atau row (baris) dari tabel.

Relational Database Management System (RDBMS)
RDBMS (Relational Database Management System) adalah perangkat lunak untuk membuat dan mengelola database, sering juga disebut sebagai database engine. Istilah RDBMS, database server-software, dan database engine mengacu ke hal yang sama; sedangkan RDBMS bukanlah database. Beberapa contoh dari RDBMS diantaranya Oracle, Ms SQL Server, MySQL, DB2, Ms Access.

Pengertian Oracle
Oracle adalah relational database management system (RDBMS) untuk mengelola informasi secara terbuka, komprehensif dan terintegrasi.
Oracle Server menyediakan solusi yang efisien dan efektif karena kemampuannya dalam hal sebagai berikut :
• Dapat bekerja di lingkungan client/server (pemrosesan tersebar)
• Menangani manajemen space dan basis data yang besar
• Mendukung akses data secara simultan
• Performansi pemrosesan transaksi yang tinggi
• Menjamin ketersediaan yang terkontrol
• Lingkungan yang terreplikasi

Bahasa SQL
SQL (Structured Query Language) digunakan sebagai antarmuka dalam pengelolaan data. SQL merupakan bahasa yang komprehensif untuk basis data, sehingga dibuat standar untuk bahasa SQL oleh ANSI (American National Standard Institute) dan ISO (International Standard Organization). Di dalamnya terdapat perintah untuk pendefinisian data, melakukan query dan update terhadap data. Perintah tersebut dikelompokkan dalam dua istilah: DDL (Data Definition Language) untuk pendefinisian data dan DML (Data Manipulation Language) untuk melakukan update dan query. Kebanyakan vendor dari RDBMS menggunakan SQL dari ANSI/ISO, tetapi beberapa vendor RDBMS memasukkan beberapa perintah tambahan sebagai fitur dari produknya. Di antaranya adalah fitur untuk pemberian hak akses terhadap data ataupun untuk maintenance.

SQL*Plus
Dalam menerima masukan perintah SQL dari pengguna, vendor RDBMS telah menyediakan library yang dapat digunakan oleh programmer agar program yang dibuat dapat melakukan pengaksesan terhadap basis data. Selain itu, para vendor memberikan pula program yang dapat menerima masukan bahasa SQL yang kemudian dieksekusi oleh RDBMS. Oracle, sebagai salah satunya, telah menyediakan program yang dinamakan SQL*Plus. SQL*Plus dapat digunakan untuk melakukan eksekusi terhadap perintah SQL dari pengguna.
SQL vs SQL*Plus
SQL : Merupakan bahasa yang meliputi perintah-perintah untuk menyimpan,
menerima dan memelihara data dalam basis data.
SQL*Plus : Aplikasi yang dapat mengenali dan mengeksekusi perintah SQL dan
dapat menampilkan hasil dari perintah tersebut ke pengguna.

Data Definition Language (DDL)
DDL merupakan bagian dari perintah SQL untuk membuat, memodifikasi atau menghapus struktur basis data Oracle.
Pembuatan tabel dalam suatu basis data dilakukan setelah melalui tahapan membuat model data dan membuat desain data. Elemen-elemen yang harus ada dalam pembuatan suatu tabel yaitu: nama tabel, nama kolom dan tipe data kolom.

JENIS-JENIS SISTEM INFORMASI

Berdasarkan departemen perusahaan, sistem dibagi atas beberapa jenis:
1. Sistim Informasi Akuntansi (Accounting Information System) menyediakan informasi dari transaksi keuangan.

2. Sistem Informasi Pemasaran (Marketing Irformation System) menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran dan lain sebagainya.
3. Sistem Informasi Persediaan (Inventary Management Information System)
4. Sistem Informasi Personalia (Personal Information System)
5. Sistem Informasi Distribusi (Distribution Information System)
6. Sistem Informasi Pembelian ( Purchasing Information System)
7. Sistem Informasi Kekayaan ( Treasing Information System)
8. Sistem Informasi Analisis Kredit (Credit Analysis System)
9. Sistem Informasi Penelitian dan Pengembangan (Research Development)
10. Sistim Informasi Teknik (Engineering Informsation System).
Analisa Sistem
Defenisi Analisi Sistem
Analisa sistem adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, hambatan yang terjadi serta kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya.
Perancangan Sistem
Alat Bantu Perancancangan Sistem
Adapun alat bantu yang digunakan dalam perancangan atau pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian umumnya berupa gambar atau diagram adalah sebagai berikut:
a. Data Flow Diagram
Data flow diagram adalah gambaran sistem secara logika. Gambaran ini tidak tergantuk perangkat keras, perangkat lunak struktur data dan organisasi file. Keuntungan menggunakan data flow diagram adalah memudahkan pemakai (user) yang kurang menguasai bidang komputer untuk mengerti sistem yang akan dikerjakan.
Proses data flow diagram dapat merupakan program, satu program, satu modul atau sub program dapat juga berupa transformasi data secara manual.
Penyimpanan data dapat berupa: Flash Disk, Disket, Compact Disk, Magnetic Drum, Magnetic Tape, dan lain sebagainya.
a. Data Dictionary
Data dictionary merupakan kumpulan data mengenai data-data. Tujuannya adalah memberikan informasi mengenai defenisi, struktur, pemakai dari masing-masing elemen. Elemen adalah unit data yang terkecil.
c. Sistem Flowchart
Sistem Flowchart merupakan alat yang banyak digunakan untuk menggambarkan sistem secara fisika.
Perancangan Sistem Database
Menurut Jogianto (1990) Tujuan utama perancangan sistem database yaitu:
a. Memiliki kemampuan menyimpan data yang berguna dalam database.
b. Meniadakan kerangkapan data
c. Pengamanan terhadap isi dan penggunaan dapat diterapkan.
Selasa, 28 September 2010

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Sistem informasi akuntansi (SIA) melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan Aplikasi ini ditandai dengan volume pengolahan data yang tinggi. Pengolahan data terdiri dari empat tugas utama-pengumpulan data,manipulasi data,penyimpanan data,dan penyiapan dokumen.

Perusahaan tidak dapatmemilih untuk memiliki SIA atau tidak,untuk itu merupakan suatu keharusan.Juga semua perusahaan pada dasarnya melaksanakan prosedur-prosedur yang sama.SIA lebih berorientasi pada data dari pada berorientasi pada informasi,dan datanya sebagian besar bersifat historis.

Kita menggunakan diagram arus data untuk mendokumentasikan SIA yang disebut system distribusi.Sistem ini digunakan oleh berbagai perusahaan seperti perusahaan manufaktur,pedagang besar dan pengecer yang mendistribusikan produk kepada pelanggan mereka.

Walau SIA berorientasi data,SIA juga menghasilkan sejumlah informasi.Selain itu,SIA menyediakan database yang berfungsi sebagai dasar bagi subsistem CBIS lain.

APAKAH PENGOLAHAN DATA?

Pengolahan data (data processing-DP) adalah manipulasi atau transformasi simbol-simbol seperti angka dan abjad untuk tujuan meningkatkan kegunaannya.inilah pengolahan transaksi (transaction processing-TP) makin banyak digunakan untuk menggambarkan pengolahan data yang diterapkan pada data bisnis.walau istilah pengolahan data dan pengolahan transaksi dapat dipertukarkan,kita akan menggunakan istilah pengolahan data karena lebih dikenal.

TUGAS PENGOLAHAN DATA

SIA melaksanakan empat tugas dasar pengolahan data.Keempat tugas itu dijelaskan di bawah ini.

  1. Pengumpulan Data

Saat perusahaan menyediakan produk dan jasa kelingkungan,tiap tindakan dijelaskan oleh satu catatan data.Jika tindakan tersebut melibatkan elemen lingkungan,maka disebut transaksi,Karena itu timbulah istilah pengolahan transaksi.

  1. Manipulasi Data

Data perlu dimanipulasi untuk mengubahnya menjadi informasi.Operasi manipulasi data meliputi :

· Pengklasifikasian Elemen-elemen data tertentu dalam catatan digunakan sebagai kode.Dibidang komputer,kode adalah satu atau beberapa karakter yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengelompokan catatan.Misalnya,suatu catatan gaji mencakup kode-kode yang mengidentifikasi pegawai (nomor pegawai),departemen pegawai itu (nomor departemen) dan klasifikasi gaji pegawai.

· Penyortiran Catatan-catatan disusun sesuai urutan tertentu berdasarkan kode atau elemen data lain.Misalnya,file catatan gaji disusun sehingga semua catatan untuk tiap pegawai terkumpul menjadi satu.

· Penghitungan Operasi aritmatika dan logika dilaksanaka pada elemen-elemen data untuk menghasilkan elemen-elemen data tambahan.Dalam sistem gaji,misalnya,upah perjam dikalikan dengan jam kerja untuk menghasilkan pendapatan kotor.

· Pengikhtisaran Terdapat begitu banyak data yang perlu disintensis,atau disarikan,menjadi bentuk total,subtotal,rata-rata dan seterusnya.

  1. Penyimpanan Data

Disuatu perusahaan kecil terdapat ratusan transaksi dan tindakan setiap hari,diperusahaan besar terdapat ribuan.Tiap transaksi dijelaskan oleh beberapa elemen data.Seluruh data ini harus disimpan disuatu tempat hingga diperlukan dan itulah tujuan penyimpanan data.

  1. Penyiapan Dokumen

SIA menghasilkan output untuk perorangan dan organisasi baik didalam maupun diluar perusahaan.Output tersebut dipicu dalam dua cara :

Ø Oleh suatu tindakan Output dihasilkan jika sesuatu terjadi.Contohnya adalah tagihan yang disiapkan setiap kali pesanan pelanggan diisi.

Ø Oleh jadwal waktu Output dihasilkan pada suatu saat tertentu.contohnya adalah cek gaji yang disiapkan setiap hari jumat.

Umumnya,output berbentuk dokumen kertas.Namun, semakin banyak pemakai yang menggunakan tampilan layar.

KARAKTERISTIK SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Ada beberapa karakteristik pengolahan data yang jelas membedakan SIA dari subsistem CBIS yang lain.SIA :

  • Melaksanakan tugas yang diperlukan.Perusahaan tidak memutuskan untuk melaksanakan pengolahan data atau tidak.Perusahaan diharuskan oleh undang-undang untuk memelihara catatan kegiatannya.Elemen-elemen dalam lingkungan seperti pemerintah,pemegang saham dan pemilik,serta masyarakat keuangan menuntut perusahaan agar melakukan pengolahan data.tetapi bahkan jika lingkungan tidak memintanya,manajemen perusahaan pasti menerapkan SIA sebagai cara mencapai dan menjaga pengendalian.
  • Berpegang pada prosedur yang relative standar.Peraturan dan praktek yang diterima menentukan cara pelaksanaan pengolahan data.Segala jenis organisasi mengolah datanya dengan cara yang pada dasarnya sama.
  • Menangani data yang rinci.karena berbagai catatan pengolahan data menjelaskan kegiatan perusahaan secara rinci,catatan tersebut menyediakan jejak audit (audit trail).Jejak audit adalah kronologi kegiataan yang dapat ditelusuri dari awal hingga ke akhir,dan dari akhir hingga ke awal.
  • Terutama berfokus historis.Data yang dikumpulkan oleh SIAumumnya menjelaskan apa yang terjadi dimasa lampau.ini terutama terjadi jika pengolahan berkelompok (batch) digunakan.
  • Menyediakan informasi pemecahan masalah yang minimal.SIA menghasilkan sebagian output informasi bagi manager perusahaan.Laporan akuntansi standar seperti laporan rugi laba dan neraca merupakan contohnya.

Sementara garis yang memisahkan suatu subsistem CBIS dari subsistem yang lain kadang kadang membingungkan,SIA dapat dibedakan melalui sejumlah karakteristik diatas.

CONTOH SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Suatu contoh yang baik dari SIA adalah sistem yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan distribusi,perusahaan yang mendistribusikan produk atau jasanya kepada pelanggan.Sistem ini disebut sistem distribusi.Mempelajari sistem ini akan lebih mudah,jika anda berfikir mengenai perusahaan yang berorientasi produk seperti perusahaan manufaktur,pedagang besar atau pengecer.Tetapi sistem distribusi dapat juga ditemukan di organisasi jasa seperti United Way dan rumah sakit,serta dilembaga-lembaga pemerintah seperti militer dan perpajakan.Dapat dikatakan bahwa semua organisasi berada dalam bisnin distribusi.Anda juga perlu ingat bahwa anda mungkin tidak dapat menemukan suatu perusahaan yang mengolah datanya tepat sama dengan data yang dijelaskan.



Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.

Akuntansi sendiri sebenarnya adalah sebuah Sistem Informasi.

Karakteristik SIA yang membedakannya dengan subsistem CBIS lainnya :

* SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
* Berpegang pada prosedur yang relatif standar
* Menangani data rinci
* Berfokus historis
* Menyediakan informasi pemecahan minimal

Fungsi penting yang dibentuk Sistem Informasi Akuntansi pada sebuah organisasi antara lain :

* Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
* Memproses data menjadi into informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
* Melakukan kontrol secara tepat terhadap aset organisasi.

Subsistem Sistem Informasi Akuntansi memproses berbagai transaksi keuangan dan transaksi nonkeuangan yang secara langsung memengaruhi pemrosesan transaksi keuangan.

Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:

* Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.
* Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.
* Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.

Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :

* SIA mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan
* SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi

Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:

* Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
* Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan
* Meningkatkan efisiensi
* Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan
* Meningkatkan sharing knowledge
* Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan

2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain :

* Spesialis Informasi
* Akuntan

Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan:

* Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut
* Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.

Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.

Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :

* Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.
* Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.

Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2, yaitu :

* Informasi Akuntansi keuangan, berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.
* Informasi Akuntansi Manajemen, berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.

Biodata saya

Foto Saya
Profile
Nama Saya Dewi Suciati, saya Lahir di Jakarta Pada Tanggal 03 Desember 1990. sekarang saya sedang menjalani kuliah di Universitas Gunadarma Depok. Tujuan saya kuliah di Universitas Gunadarma untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tentang komputer.
Lihat profil lengkapku

UG I-Lab

UG Community

UG WartaWarga

Universitas Gunadarma

UG Studentsite

Pengunjung blog saya

Website counter

Admin Blog Saya

Peliharaan saya

Lokasi Depok

Dengerin Musik